Join Me On Facebook Info Jerawat: Januari 2013

Rabu, 30 Januari 2013

JERAWAT DAN KARBOHIDRAT, FAKTA DAN FIKSI

Apakah kamu karbofobhia.? Atau kamu berfikir jika kamu mengkonsumsi karbohidrat akan meningkatkan level gula darah, yang berujung pada masalah  kesehatan termasuk kulit, dan mengganggap dengan diet rendah karbohidrat semua masalahmu teratasi.?

Jika kamu adalah orang dengan kategori seperti yang saya sebutkan di atas, kamu datang ke tempat yang benar , Dan dengarkan penjelasan saya berikut ini.

Jerawat dan karbohidrat” sains dan omong-kosong

Dalam berbagai forum kecantikan, majalah kesehatan, ataupun artikel mengenai kesehatan kulit, banyak yang salah kaprah mengenai karbohidrat dan jerawat. Biasanya berisi artikel yang menjustisfikasi bahwa karbohidrat adalah penyebab jerawat.

Informasi tersebut dipaparkan sebagai berikut:

Karbohidrat yang kamu konsumsi akan diproses oleh tubuh yang nantinya akan diubah menjadi Gula (glukosa). Sehingga terjadi peningkatan level gula darah, Peningkatan ini direspon oleh pankreas dengan melepaskan insulin yang bertujuan menstabilkan kembali gula darah. Sehingga pankreas memproduksi lebih banyak insulin untuk menekan gula darah.

Kenaikkan Gula darah berbanding lurus dengan jumlah insulin yang dilepaskan oleh pankreas yang tentu saja berbahaya bagi kesehatan, salah satunya jerawat. Jadi logikanya, jika kamu menghindari karbohidrat maka kamu akan terbebas dari jerawat.

Parahnya adalah bahwa semua yang di jelaskan diatas diterima mentah-mentah begitu saja.

Memang benar bahwa gula darah yang tinggi menyebabkan timbulnya jerawat dan masalah kesehatan lainnya. Dan terlalu banyak insulin bukanlah hal yang baik.

Namun karbohidrat bukanlah penyebab jerawat

Mari saya jelaskan bagaimana gula darah bekerja

Kamu memakan sesuatu--> makanan diolah menjadi glukosa (simple sugar) --> insulin membawa glukosa untuk disimpan di dalam sel.

Tubuh kamu memiliki sistem untuk menjaga kestabilan gula darah. Sepanjang sistem ini bekerja dengan baik, apapun dan berapapun jumlah makanan yang kamu konsumsi gula darahmu akan tetap stabil. Namun jika sistem ini tidak bekerja dengan baik, maka berbagai macam masalah kesehatanpun akan muncul.

Sebagai pemeran utama dalam menjaga kestabilan gula darah adalah hormon insulin. Permasalahannya adalah tubuh yang tidak sehat akan cenderung mengalami resistensi insulin. Dimana sel-sel tubuh tidak bereaksi terhadap hormon insulin, sehingga pankreas terus memproduksi hormon tersebut dalam jumlah besar sampai gula darahmu kembali normal. Kaitannya adalah insulin dalam jumlah besar bukanlah hal yang baik bagi kulitmu. Insulin akan mengaktifkan kelenjar sebasea untuk memproduksi sebum lebih banyak pada wajahmu, dan tentu saja hilirnya adalah jerawat.

Yang berarti kamu hanya memiliki masalah kesehatan jika kamu mengalami resistensi insulin.
Resistensi insulin merupakan suatu masalah yang kompleks. Banyak hal-hal yang tidak kamu ketahui, namun beberapa penyebab utamanya adalah. 
  • Terlalu banyak mengkonsumsi lemak
  • Terlalu banyak mengkonsumsi kalori
  • Stres dan penumpukan toksin
  • Istirahat yang tidak mencukupi
  • Gaya hidup yang malas. “Kurangnya aktifitas fisik”
Kesimpulannya adalah, orang dengan kondisi resistensi insulin akan berjerawat jika mengkonsumsi karbohidrat. Begitu juga sebaliknya, orang yang tidak mengalami masalah resistensi insulin tidak akan mengalami masalah dengan kesehatannya jika ia mengkonsumsi karbohidrat